Senin, 24 Januari 2011

makalah tentang makromineral ( belum sempurna )


BAB II
PEMBAHASAN

Makalah Oleh Jefry daik
tentang ilmu Gizi
UNIVersitas Kristen Artha Wacana Kupang 
ProGdi Biologi 

WarNING!!!!
(tolong jangan Kopi Paste aja, dong... DIbaca trus diambil yang penting, nantinilai kita-kita dipotong, nih)

2.1.            Pengertian Makromineral

Makromineral merupakan salah satu pembagian dari mineral. Mineral merupakan bagian tubuh yang memegang peranan penting dalam pemeliharaan fungsi tubuh, baik tingkat sel, jaringan, organ maupun fungsi tubuh secara keseluruhan. Selain itu, mineral berperan dalam berbagai tahap metabolisme terutama sebagai kofaktor dalam aktivitas enzim. Keseimbangan ion-ion  mineral di dalam cairan tubuh diperlukan untuk pengaturan kegiatan enzim.

Berdasarkan jumlah yang dibutuhkan oleh tubuh, mineral dikelompokkan menjadi dua, yaitu makro mineral dan mikromineral. Makromineral adalah mineral yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah lebih dari 100 mg sehari, sedangkan mineral mikro adalah mineral yang dibutuhkan dalam jumlah kurang dari 100 mg sehari.
Dengan demikian Makromineral adalah elemen yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang banyak


2.2.            struktur Makromineral

(maaf tidak ditemukan)

2.3.            Manfaat Makromineral

Makroelemen dan mikroelemen merupakan elektrolit tubuh yang penting. Natrium, kalium dan klorida sering disebut juga sebagai elektrolit dasar tubuh,

Oleh karena itu dalam tulisan kali ini kami menggali manfaat senyawa makromineral lainnya terutama kalsium, fosfor dan magnesium.

Makromineral yang jumlah kebutuhan hariannya kebalikan dari mikromineral, dalam menjaga kesehatan dibutuhkan jumlah yang cukup besar. manfaat ini tergambar pada pembahasan jenis-jenis makromineral.

2.4.            Jenis-Jenis Makromineral

 Yang termasuk makro mineral antara lain:
  1. Natrium (Na)
  2. Klorida (Cl)
  3. Kalium (K)
  4. Kalsium (Ca)
  5. Fosfor (P)
  6. Magnesium (Mg)
  7. Sulfur (S)

1. NATRIUM (NA)
Natrium adalah kation utama dalam cairan ekstrasesular. Yang bersumber utama di garam dapur atau NaCl, sapi, babi, ikan sarden, keju, zaitun hijau, roti jagung, keripik kentang, acar kubis. 35-40 % terdapat dalam kerangka tubuh. Cairan saluran cerna, sama seperti cairan empedu dan pancreas mengandung banyak natrium. Sumber natrium yang lain berupa monosodium glutamate (MSG), kecap dan makanan yang diawetkan dengan garam dapur. Makanan yang belum diolah, sayur dan buah mengandung sedikit natrium. Sumber lainnya seperti susu, daging, telur, ikan, mentega dan makanan laut lainnya.
  • Fungsi
-          menjaga keseimbangan cairan dalam kompartemen ekstraseluer.
-          Mengatur tekanan osmosis yang menjaga cairan tidak keluar dari darah dan masuk ke dalam sel.
-          Menjaga keseimbangan asam basa dalam tubuh dengan mengimbangi zat-zat yang membentuk asam.
-          Berperan dalam transmisi saraf dan kontraksi otot.
-          Berperan dalam absorbsi glukosa dan sebagai alat angkut zat gizi lain melalui membrane, terutama melalui dinding usus sebagai pompa natrium.
·                     Dampak Kekurangan dan Kelebihan  serta AKG
Akibat kekurangan natrium adalah sebagai berikut:
-          menyebabkan kejang, apatis dan kehilangan nafsu makan
-          dapat terjadi setelah muntah, diare, keringat berlebihan, dan diet rendah natrium
Akibat kelebihan natrium dapat menimbulkan keracunan yang dalam keadaan akut menyebabkan edema dan hipertensi.
Jadi, taksiran kebutuhan untuk orang dewasa yaitu 500 mg/hari.
  • Absorpsi dan Metabolisme
Natrium diabsorpsi di usus halus secara aktif (membutuhkan energi), lalu dibawa oleh aliran darah ke ginjal untuk disaring kemudian dikembalikan ke aliran darah dalam jumlah cukup untuk mempertahankan taraf natrium dalam darah. Kelebihan natrium akan dikeluarkan melalui urin yang diatur oleh hormone aldosteron yang dikeluarkan oleh kelenjar adrenal jika kadar natrium darah menurun.
2. KLORIDA (CL)
Klor merupakan anion utama cairan ekstraselular. Konsentrasi klor tertinggi adalah dalam cairan serebrospinal (otak dan sumsum tulang belakang yakni sebanyak 0,15%), lambung dan Pancreas. Sumber Klor terdapat bersamaan dengan natrium dalam garam dapur. Beberapa sayuran dan buah juga mengandung klor.
  • Fungsi
-          berperan dalam memelihara keseimbangan cairan dan elektrolit dalam cairan ekstraseluler.
-          Memelihara suasana asam dalam lambung sebagai bagian dari HCL, yang diperlukan untuk bekerjanya enzim-enzim pencernaan.
-          Membantu pemeliharaan keseimbangan asam dan basa bersama unsur-unsur pembentuk asam lainnya
-          Ion klor dapat dengan mudah keluar dari sel darah merah dan masuk ke dalam plasma darah guna membantu mengangkut karbondioksida ke paru-paru dan keluar dari tubuh.
-          Mengatur system rennin-angiotensin-aldosteron yang mengatur keseimbangan cairan tubuh.
·                     Dampak Kekurangan dan Kelebihan serta AKG
Kekurangan klor terjadi pada muntah-muntah, diare kronis, dan keringat berlebihan. Dan jika kelebihan juga bisa membuat muntah. Jadi AKG minimum klor sehari  sebesar 750 mg.
·                     Absorpsi dan Eksresi Klor
Klor diabsorpsi di usus halus dan dieksresi melalui urin dan keringat. Kehilangan klor mengikuti kehilangan natrium.
3. KALIUM (K)
Kalium merupakan ion yang bermuatan positif dan terdapat di dalam sel dan cairan intraseluler. Seperti halnya natrium, kalium merupakan ion bermuatan positif, akan tetapi berbeda dengan natrium, kalium terutama terdapat di dalam sel. Sumber utamanya adalah  tumbuh-tumbuhan dan hewan. Sumber utama adalah makanan segar/ mentah, terutama buah, sayuran dan kacang-kacangan.Susu skim, pisang, buahplum yg dikeringkan, kismis

·        Kalium berasal dari Fungsi
-       Berperan dalam pemeliharaan keseimbangan cairan dan elektrolit serta keseimbangan asam dan basa bersama natrium.
-       Bersama kalsium, kalium berperan dalam transmisi saraf dan kontraksi otot.
-       Di dalam sel, kalium berfungsi sebagai katalisator dalam banyak reaksi biologic, terutama metabolisme energi dan sintesis glikogen dan protein.
-       Berperan dalam pertumbuhan sel.
·         Dampak Kelebihan dan Kekurangan serta AKG
Kekurangan kalium dapat terjadi karena kebanyakan kehilangan melalui saluran cerna atau ginjal. Kehilangan banyak melalui saluran cerna dapat terjadi karena muntah-muntah, diare kronis atau kebanyakan menggunakan obat pencuci perut. Kebanyakan kehilangan melalui ginjal adalah karena penggunaan obat diuretic terutama untuk pengobatan hipertensi. Kekurangan kalium menyebabkan lesu, lemah, kehilangan nafsu makan, kelumpuhan, mengigau, dan konstipasi.
Kelebihan kalium akut dapat terjadi bila konsumsi melebihi 12 g/ m2 permukaan tubuh sehari tanpa diimbangi oleh kenaikan eksresi. Hiperkalemia akut dapat menyebabkan gagal jantung yang berakibat kematian. Kelebihan kalium dapat terjadi bila ada gangguan fungsi ginjal.
Jadi, kebutuhan minimum kalium sekitar 2000 mg sehari.
  • Absorpsi dan Eksresi Kalium
Kalium diabsorpsi dengan mudah dalam usus halus. Kalium dieksresi melalui urin, feses, keringat dan cairan lambung. Taraf kalium normal darah dipelihara oleh ginjal melalui kemampuannya menyaring, mengarbsorpsi kembali dan mengeluarkan kalium di bawah pengaruh aldosteron. Kalium dikeluarkan dalam bentuk ion dengan menggantikan ion natrium melalui mekanisme pertukaran di dalam tubula ginjal.

4. KALSIUM (CA)
  • Definisi dan Pendahuluan
Kalisum merupakan mineral yang paling banyak dalam tubuh yang berada dalam jaringan keras yaitu tulang dan gigi. Di dalam cairan ekstraseluler dan intraseluler, kalsium berperan penting dalam mengatur fungsi sel, seperti untuk transmisi saraf, kontraksi otot, penggumpalan darah dan menjaga permebialitas membrane sel. Kalsium mengatur kerja hormone dan factor pertumbuhan.
  • Sumber
Sumber kalsium terutama pada susu dan hasilnya, seperti keju. Ikan dimakan dengan tulang, termasuk ikan kering merupakan sumber kalsium yang baik, udang, kerang, kepiting, kacang-kacangan dan hasil olahanannya, daun singkong, daun lamtoro.
  • Fungsi
-          pembentukan tulang dan gigi
-          kalsium dalam tulang berguna sebagai bagian integral dari struktur tulang dan sebagai tempat menyimpan kalsium.
-          Mengatur pembekuan darah
-          Katalisator reaksi biologic, seperti absorpsi vitamin B12, tindakan enzim pemecah lemak, lipase pancreas, eksresi insulin oleh pancreas, pembentukan dan pemecahan asetilkolin.
-          Relaksasi dan Kontraksi otot, dengan interaksi protein yaitu aktin dan myosin.
-          Berperan dalam fungsi saraf, tekanan darah dan fungsi kekebalan.
-          Meningkatkan fungsi transport membran sel, stabilisator membrane, dan transmisi ion melalui membrane organel sel.
  • Dampak Kelebihan dan Kekurangan serta AKG
Kekurangan kalsium pada masa pertumbuhan menyebabkan gangguan pertumbuhan, tulang kurang kuat, mudah bengkok dan rapuh. Pada usia lanjut terjadi osteoporosis yang dapat dipercepat oleh keadaan stress. Dapat juga terjadi pada perokok dan pemabuk. Selain itu dapat juga menyebabkan osteomalasia yaitu riketsia pada orang dewasa dan terjadi karena kekurangan vitamin D. kadar kalsium darah yang rendah dapat menyebabkan tetani atau kejang.
Akibat kelebihan kalsium menimbulkan batu ginjal atau gangguan ginjal, gangguan absorpsi mineral lain serta konstipasi.
Jadi, AKG yang diperlukan adalah bayi,  300-400 mg; anak-anak, 500 mg; remaja, 600-700 mg; dewasa laki-laki, 500-800 mg; dewasa perempuan, 500-600 mg;  ibu hamil dan menyusui,  ± 400 mg; dan manula, 500 mg.
5. FOSFOR (P)
  • Definisi dan Pendahuluan
Fosfor merupakan mineral kedua terbanyak dalam tubuh, sekitar 1 % dari berat badan. Fosfor terdapat pada tulang dan gigi serta dalam sel yaitu otot dan cairan ekstraseluler. Fosfor merupakan bagian dari asam nukleat DNA dan RNA. Sebagai fosfolipid, fosfor merupakan komponen structural dinding sel. Sebagai fosfat organic, fosfor berperan dalam reaksi yang berkaitan dengan penyimpanan atau pelepasan energi dalam bentuk Adenin Trifosfat (ATP).
  • Sumber
Fosfor terdapat pada semua sel mahluk hidup, terutama makanan kaya protein, seperti daging, ayam, ikan, telur, susu dan hasilnya, kacang-kacangan serta serealia.
  • Fungsi
-          kalsifikasi tulang dan gigi melalui pengendapan fosfor pada matriks tulang
-          mengatur peralihan energi pada metabolisme karbohidrat, protein dan lemak melalui proses fosforilasi fosfor dengan mengaktifkan berbagai enzim dan vitamin B.
-          absorpsi dan transportasi zat gizi serta system buffer
-          bagian dari ikatan tubuh esensial yaitu RNA dan DNA serta ATP dan fosfolipid.
-          Mengatur keseimbangan asam basa
  • Dampak Kelebihan dan Kekurangan serta AKG
Kekurangan fosfor bias terjadi karena menggunakan obat antacid untuk menetralkan asam lambung, yang dapat mengikat fosfor sehingga tidak dapat diabsorpsi. Kekurangan fosfor juga terjadi pada penderita yang kehilangan banyak cairan melalui urin. Kekurangan fosfor mengakibatkan kerusakan tulang dengan gejala lelah, kurang nafsu makan dan kerusakan tulang.
Bila kadar fosfor darah terlalu tinggi, ion fosfat akan mengikat kalsium sehingga dapat menimbulkan kejang.
Jadi, AKG yang diperlukan:
-          Bayi                                          : 200-250 mg
-          anak-anak                                 : 250-400 mg
-          laki-laki                         : 500 mg
-          perempuan                                : 450 mg
-          ibu hamil dan menyusui  : 200-300 mg
  • Absorpsi dan Metabolime Fosfor
Fosfor dapat diabsorpsi secara efisien sebagai fosfor bebas di dalam usus setelah dihidrolisis dan dilepas dari makanan oleh enzim alkalin fosfatase dalam mukosa usus halus dan diabsorpsi secara aktif yang dibantu oleh bentuk aktif vitamin D dan difusi pasif. Kadar fosfor dalam darah diatur oleh hormone paratiroid (PTH) yang dikeluarkan oleh kelenjar paratiroid dan hormone kalsitonin serta vitamin D, untuk mengontrol jumlah fosfor yang diserap, jumlah yang ditahan oleh ginjal, jumlah yang dibebaskan dan disimpan dalam tulang. PTH menurunkan reabsorpsi fosfor oleh ginjal. Kalsitonin meningkatkan eksresi fosfat oleh ginjal.
6. MAGNESIUM (MG)
  • Definisi dan Pendahuluan
Magnesium adalah kation terbanyak setelah natrium di dalam cairan interselular. Magnesium merupakan bagian dari klorofil daun. Peranan magnesium dalam tumbuh-tumbuhan sama dengan peranan zat besi dalam ikatan hemoglobin dalam darah manusia yaitu untuk pernafasan. Magnesium terlibat dalam berbagai proses metabolisme.
Magnesium terdapat dalam tulang dan gigi, otot, jaringan lunak dan cairan tubuh lainnya.
  • Sumber
Sumber utama magnesium adalah sayur hijau, serealia tumbuk,  biji-bijian dn kacang-kacangan. Daging, susu dan hasilnya serta cokelat merupakan sumber magnesium yang baik.
  • Fungsi
Magnesium berperan penting dalam system enzim dalam tubuh. Magnesium berperan sebagai katalisator dalam reaksi biologic termasuk metabolisme energi, karbohidrat, lipid, protein dan asam nukleat, serta dalam sintesis, degradasi, dan stabilitas bahan gen DNA di dalam semua sel jaringan lunak.
Di dalam sel ekstraselular, magnesium berperan dalam transmisi saraf, kontraksi otot dan pembekuan darah. Dalam hal ini magnesium berlawanan dengan kalsium.
Magnesium mencegah kerusakan gigi dengan cara menahan kalsium dalam email gigi.
  • Dampak Kelebihan dan Kekurangan (AKG)
Kekurangan magnesium bisa terjadi jika kekurangan protein dan energi serta berbagai kompilasi penyakit yang menyebabkan gangguan absorpsi atau penurunan fungsi ginjal, endokrin, terlalu lama mendapat makanan tidak melalui mulut (intravena).
Penyakit yang menyebabkan muntah-muntah, diare, penggunaan diuretika (perangsang pengeluaran urin), juga dapat menyebabkan kekurangan magnesium.
Kekurangan magnesium berat akan menyebabkan kurang nafsu makan, gangguan pertumbuhan, mudah tersinggung, gugup, kejang/tetanus, gangguan system saraf pusat, halusinasi, koma dan gagal jantung.
Akibat kelebihan magnesium belum diketahui secara pasti. Kelebihan magnesium terjadi pada penyakit gagal ginjal.
Jadi, AKG untuk orang dewasa untuk pria 280 mg/hari dan wanita 250 mg/ hari.
  • Pencernaan dan Metabolisme
Magnesium diabsorpsi di usus halus dengan bantuan alat angkut aktif dan secara difusi pasif. Di dalam darah magnesium terdapat dalam bentuk ion bebas. Keseimbangan magnesium dalam tubuh terjadi melalui penyesuaian eksresi magnesium melalui urin. Eksresi magnesium meningkat oleh adanya hormone tiroid, asidosis, aldosteron serta kekurangan fosfor dan kalium . eksresi magnesium menurun karena pengaruh kalsitonin, glukagon dan PTH terhadap resorpsi tubula ginjal.
7. SULFUR (S)
  • Definisi dan Pendahuluan
Sulfur merupakan bagian dari zat-zat gizi esensial, seperti vitamin tiamnin dan biotin serta asam amino metionin dan sistein.
Rantai samping molekul sistein yang mengandung sulfur berkaitan satu sama lain sehingga membentuk jembatan disulfide yang berperan dalam menstabilkan molekul protein.
Sulfur terdapat dalam tulang rawan, kulit, rambut dan kuku yang banyak mengandung jaringan ikat yang bersifat kaku.
  • Sumber sulfur adalah makanan yang mengandung berprotein.
  • Fungsi Sulfur
Sulfur berasal dari makanan yang terikat pada asam amino yang mengandung sulfur yang diperlukan untuk sintesis zat-zat penting. Berperan dalam reaksi oksidasi-reduksi, bagian dari tiamin, biotin dan hormone insuline serta membantu detoksifikasi. Sulfur juga berperan melarutkan sisa metabolisme sehingga bias dikeluarkan melalui urin, dalam bentuk teroksidasi dan dihubungkan dengan mukopolisakarida.
  • Dampak Kelebihan dan Kekurangan (AKG)
Kecukupan sehari sulfur tidak ditetapkan dan hingga sekarang belum diketahui adanya kekurangan sulfur bila makanan yang kita konsumsi cukup mengandung protein. Dampak kekurangan sulfur bisa terjadi jika kekurangan protein.
Kelebihan sulfur bisa terjadi jika konsumsi asam amino berlebih pada hewan yang akan menghambat pertumbuhan.
Jadi, AKG untuk orang dewasa dicukupi oleh asam amino esensial yang mengandung sulfur.
  • Pencernaan dan Metabolisme
Sulfur diabsorpsi sebagai bagian dari asam amino atau sebagai sulfat anorganik. Sulfur juga merupakan bagian dari enzim glutation serta berbagai koenzim dan vitamin, termasuk koenzim A. Sebagian besar sulfur dieksresi melalui urin sebagai ion bebas. Sulfur juga merupakan salah satu elektrolit intraseluler yang terdapat dalam plasma berkonsentrasi rendah.

2.5.            Kelebihan dan kekurangan  Unsur Makromineral

Zat Gizi (Makromineral)

Fungsi utama
Kelebihan dan kekurangan
Natrium
Keseimbangan asam basa, fungsi syaraf dan otot
·Kekurangan: kebingungan, koma
·Kelebihan: kebingungan,
koma,/td>

Klorida

Keseimbangan
elektrolis

Kekurangan : Gangguan
keseimbangan asam-basa
Kalium

Fungsi saraf & otot
Keseimbangan asam- basa & keseimbangan air

-Kekurangan: kelumpuhan,gangguan jantung
·Kelebihan: kelumpuhan, gangguan jantung
Kalsium


Pembentukan tulang
& gigi
Pembekuan darah
Fungsi saraf & otot
·Kekurangan: kejang otot
·Kelebihan: hilangnya tekanan usus, kegagalan ginjal, tingkah laku abnormal (psikosa)
Fosfat



Pembentukan tulang & gigi
Keseimbangan asam-basa
Komponen asam nukteat
Produksi energi

·Kekurangan: Mudah
tersinggung, kelemahan,
kelainan sel darah,
kelainan usus & ginjal
·Kelebihan: Terjadi
pada penderita gagal
ginjal, kadar fosfat dlm darah tinggi


Article


Jakarta, 28 Nov 2009

Mengenal Mikro Mineral untuk Hidup Lebih Sehat

Mengenal Mikro Mineral untuk Hidup Lebih Sehat

Mikro mineral merupakan unsur penting yang sangat dibutuhkan dalam proses metabolisme tubuh kita. Asupan rutin mineral ini dapat menjaga keseimbangan fisiologi normal tubuh. Senyawa organik tersebut adalah kalium, natrium, magnesium, kalsium, klorida dan fosfat (1). Jumlah asupan harian yang dibutuhkan cukup banyak hingga tergolong elektrolit tubuh yang penting. Natrium, kalium dan klorida sering disebut juga sebagai elektrolit dasar tubuh, sudah seringkali dibahas dibeberapa artikel (termasuk beberapa artikel yang ada di portal Otsuka ini). Oleh karena itu dalam tulisan kali ini kami menggali manfaat senyawa makromineral lainnya terutama kalsium, fosfor dan magnesium. Dan telah lazim mineral dikelompokkan dalam dua katagori, yaitu: Mikromineral (Trace Mineral) yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah sedikit (< 100 mg/hari) dan Makromineral yang jumlah kebutuhan hariannya kebalikan dari mikromineral, dalam menjaga kesehatan dibutuhkan jumlah yang cukup besar (2).

1.Definisi (3):
Mineral
Senyawa kimia (kaitan dengan vitamin merupakan kebalikan dari senyawa organik) yang sangat dibutuhkan tubuh dalam menjaga kesehatan dan keseimbangan fungsinya
Makro Mineral
Definisi pastinya bervariasi tergantung sumbernya, bisa disimpulkan secara umum:
1.
Mineral yang terdapat dalam tubuh orang dewasa dengan jumlah > 5gram.
2.
Mineral yang dibutuhkan tubuh orang dewasa dalam jumlah > 100mg/hari.
Mikro Mineral
Definisi pasti juga bervariasi tergantung sumbernya, secara umum dikatakan:
1.
Mineral yang terdapat dalam tubuh orang dewasa dengan jumlah < 5gram
2.
Mineral yang dibutuhkan tubuh orang dewasa dalam jumlah: 1mg-100mg/hari
Trace Element
Senyawa kimia (kaitan dengan vitamin merupakan kebalikan dari senyawa organik) yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang tubuh dalam konsentrasi sedikit. Ada sedikit istilah tumpang tindih antara trace element dan mikromineral, beberapa buku ada yang memasukkan tembaga, mangan, seng dan yang lainnya kedalam trace element. Bila dibandingkan dengan dua definisi diatas, kita bisa mendefinisikan trace element dengan lebih baik sebagai mineral penting tubuh yang dibutuhkan secara spesifik dalam jumlah < 1mg/hari. Misalnya: Flourine; Iodine; Cobalt; Molybdenum; Silicon, and others.


2.Apakah Manfaat Kalsium, Fosfor and Magnesium?

2.1.Kalsium
Rekomendasi FDA Amerika untuk pemenuhan kebutuhan hariannya adalah 1000 mg/hari (1).
Makanan yang kaya Kalsium sebagai berikut (4):
  • susu dan produk terbuat dari susu (keju, yoghurt)
  • kacang-kacangan
  • biji-bijian
  • sayuran hijau
  • jus buah
  • kedelai
  • beras dan tepungnya
Kalsium utamanya menjaga fungsi otot dan syaraf serta kesehatan tulang dan gigi. Berperan pula menjaga keseimbangan berat dan tensi tubuh. Yoghurt (rendah lemak), keju dan produk turunan susu lainnya perlu diperhatikan pada asupan makan harian kita. Umumnya susu adalah sumber utama kalsium. Hati-hatilah disaat minum air saja, karena ruang rongga perut akan cepat penuh dan merangsang otak kita rasa cepat kenyang (3).
2.2.Fosfor
Fosfor banyak terdapat di tulang dan gigi dan rekomendasi FDA Amerika terhadap kebutuhan harian rata-ratanya adalah 700 milligram perhari (1).
Makanan kaya dengan fosfor adalah sbb(4):
  • daging
  • susu
  • ikan
  • telur
Fosfor utamanya dibutuhkan tubuh untuk produksi ATP dan pembentukan tulang dan gigi. Ikut berperan penting dalam metabolisme karbohidrat dan lemak serta pembentukan protein saat pertumbuhan . Juga memiliki peran dalam pemeliharaan dan rekonstruksi sel dan jaringan (5).
2.3.Magnesium
Rekomendasi FDA Amerika untuk kebutuhan hariannya adalah 420 milligram perhari (1).
Sumber makanan kaya magnesium sebagai berikut (4):
  • kacang-kacangan
  • kacang kedelai
  • coklat
  • bubuk gandum sereal
  • seafood
  • dan sayuran hijau
Magnesium juga berperan sangat penting saat pembentukan tulang dan gigi. Juga menjaga keseimbangan fungsi otot dan persyarafan tubuh serta aktivasi beberapa enzim. Konsumsi kacang almon dua genggam tangan bisa memenuhi kebutuhan harian magnesium. Karena tiap bijinya bisa memenuhi 19% dari kebutuhan harian magnesium kita (6).

3.Gejala dan Penyebab
Defisiensi kalsium dan fosfor
Defisiensi kalsium dan fosfor bisa dikatakan jarang terjadi karena kedua unsur ini banyak terkandung dalam makanan sehari-hari kita. Tapi disaat tubuh kekurangan vitamin D, absorpsi kalsium yang masuk dari diet asupan akan menurun dan bisa sebagai faktor pencetus terjadinya defisiensi kalsium yang menetap walau asupan hariannya adekuat. Defisiensi vitamin D juga sering dijumpai pada bayi dibawah setahun dan pada usia lanjut karena kurang terpapar sinar matahari dalam jangka lama. Pengaruh turunnya hormon estrogen diperiode usia tertentu wanita dapat menyebabkan tingginya kehilangan kalsium tubuh. Dan ini secara signifikan bisa mencetus terjadinya penyakit osteoporosis (5). Defisiensi kalsium yang disertai dengan tidak seimbangnya kadar magnesium dan fosfor bisa juga sebagai faktor pencetus terjadinya kram pada otot dan gangguan pada pencernaan kita. Gejala lain yang bisa muncul adalah nyeri sendi, rapuh kuku, eksim, tinggi kolesterol, insomnia, tekanan darah tinggi, cemas dan gigi mudah patah. Defisiensi kalsium juga bisa menimbulkan gejala kognitif seperti bingung dan kurang fokus saat belajar dan mengingat, kejang, depresi dan hiperaktif atau factor pencetus gangguan kecemasan (6).

Defisiensi Magnesium
Defisiensi magnesium karena asupan harian yang kurang juga jarang terjadi karena magnesium hampir dijumpai disetiap jenis bahan makanan, tapi defisiensi bisa saja terjadi bila asupan sangat luar biasa kurangnya atau sampai terjadi pada pasien dengan malnutrisi, atau terjadi karena kehilangan yang sangat berlebihan dari tubuh seperti saat diare dan muntah. Gejala yang timbul adalah transmisi syaraf dan otot yang keliru, gelisah, gugup dan tantrum. Gejala lain adalah absorpsi pencernaan yang kurang baik, aritmia (denyut jantung cepat dan tidak teratur) dan kurang fokus (7). Defisiensi magnesium juga berhubungan dengan henti jantung, asma, kelelahan kronik, nyeri kronik, depresi, insomnia, gangguan usus iritabel serta penurunan fungsi paru (8).


4.Summary Table (3)
 
Mineral
Fungsi
Sumber makanan
Gejala defisiensi
Gejala saat asupan berlebihan
Macro Minerals:
Kalsium
(Ca)
Unsur utama pembentukan tulang dan gigi; Menjaga fungsi esensial metabolisme misal: fungsi syaraf, kontraksi otot dan pembekuan darah.
Susu dan produk susu
Defisiensi (kurang asupan) mengakibatkan:
Osteomalacia;
Osteoporosis;
Rickets;
Tetany.

Terbentuknya batu dalam tubuh, terutama di kandung kemih dan ginjal
Magnesium (Mg)
Unsur utama pada tulang yang sehat: Menjaga fungsi otot dan jaringan syaraf; kofaktor > 90 enzim.
Telur, sayuran hijau, ikan (terutama kerang-kerangan), susu dan produk susu, kacang-kacangan dan gandum.
Defisiensi terjadi secara bertahap dan menyebabkan gejala: cemas, lelah, Insomnia; Otot bermasalah, mual, masalah saat premenstrual. Dan pada kasus yang ekstrim bisa terjadi aritmia jantung
Jarang
Fosfor
(P)
Unsur utama pembentukan jaringan tulang: Senyawa utama pembentuk energi tubuh seperti (adenosine triphosphate – ATP).
Produk olahan susu, buah-buahan (hamper semua jenis), daging, sayuran (terutama sayuran hijau);
Kekurangan fosfor berakibat: anemia, demineralisasi tulang, gangguan syaraf, gangguan nafas, kelemahan dan penurunan berat badan.
Kadar fosfor berlebihan berakibat turunnya absorpsi dari: kalsium, magnesium, zat besi dan zinc.

Referensi:
  1. http://www.3fatchicks.com/understanding-macro-minerals-for-better-health
  2. http://www.herbs2000.com/minerals/1_minerals.htm
  3. http://www.ivy-rose.co.uk/HumanBody-Science/Minerals.php
  4. http://proteins-carb-fats.suite101.com/article.cfm/vitamins_and_minerals/
  5. HealthWorks. Health and Safety Newsletter. Cut your chance of cancer. Your guide using your diet to reduce your risk of cancer. February 2008
  6. http://www.cylive.com/content/445/Minerals_Essential_for_the_Human_Body/
  7. http://encyclopedia.thefreedictionary.com/Magnesium
  8. http://www.encyclopedia.com/doc/1G2-3447200365.html


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar